Cerita Dongeng Nusantara “Timun Mas”
CERITA PENDEK
Pada zaman dahulu, hiduplah seorang janda tua bernama Mbok Srini. Ia tinggal sendirian di sebuah desa dan sangat ingin mempunyai anak.
Suatu hari, datanglah seorang raksasa besar. Raksasa itu berkata,
“Jika kau ingin mempunyai anak, aku akan memberimu sebuah biji mentimun. Tetapi ketika anak itu berusia 17 tahun, ia harus kau serahkan kepadaku.”
Karena sangat ingin mempunyai anak, Mbok Srini menyetujui permintaan itu.
Mbok Srini menanam biji mentimun tersebut. Beberapa waktu kemudian, tumbuhlah sebuah mentimun emas yang sangat besar. Saat dibelah, ternyata di dalamnya ada seorang bayi perempuan cantik. Bayi itu diberi nama Timun Mas.
Timun Mas tumbuh menjadi gadis yang rajin, baik hati, dan cantik. Namun, waktu terus berjalan hingga usianya hampir 17 tahun. Mbok Srini mulai takut karena janji kepada raksasa harus ditepati.
Akhirnya Mbok Srini meminta bantuan seorang pertapa. Sang pertapa memberikan empat benda ajaib:
- biji mentimun,
- jarum,
- garam,
- dan terasi.
Ketika raksasa datang menagih janji, Mbok Srini menyuruh Timun Mas melarikan diri.
Raksasa mengejar Timun Mas dengan langkah besar dan suara menggelegar.
Timun Mas lalu menebarkan biji mentimun. Seketika tumbuh ladang mentimun yang lebat sehingga raksasa kesulitan melewatinya. Namun raksasa berhasil lolos.
Kemudian Timun Mas menebarkan jarum. Jarum berubah menjadi hutan bambu yang tajam. Kaki raksasa terluka, tetapi ia tetap mengejar.
Lalu Timun Mas menaburkan garam. Seketika muncul lautan luas yang menghambat langkah raksasa. Namun raksasa masih berhasil melewatinya.
Terakhir, Timun Mas melemparkan terasi. Lumpur panas mendidih muncul dan menelan tubuh raksasa hingga tenggelam.
Akhirnya Timun Mas selamat dan hidup bahagia bersama Mbok Srini.